efek foto kartun dengan photoshop

Posted by Ricky Budiansyah Tuesday, May 14, 2013 4 comments
Cara efek foto kartun dengan photoshop, buat tutorial efek foto kartun photoshop ini nyusul yaa!
soalnya masih sibuk nyusun laporan tugas akhir,jangan lupa doain aku  biar lancar semuanya ^_^ricky budiansyah kartun


Baca Selengkapnya ....

cara edit wajah di uang kertas dengan foto sendiri

Posted by Ricky Budiansyah Monday, April 1, 2013 2 comments
cara efek foto
Cara Efek Foto - cara edit wajah di uang kertas dengan foto sendiri
tutorial menggati wajah pada uang kertas 50 ribu/50000 sangatlah mudah
hanya membutuhkan waktu 2mntan
yang intinya setelah wajah terseleksi kita tinggal mainkan warna,yaitu :
image-adjustment-Hue/saturation
atur2 deh warna foto dengan uang kertas sehingga warna menyatu

semoga bermanfaat :)


Baca Selengkapnya ....

Cara Membuat Karikatur dengan photoshop | karikatur digital

Posted by Ricky Budiansyah Thursday, February 28, 2013 1 comments
Cara efek Foto - Sebelum penggunaan aplikasi software seperti photoshop, coreldraw dan apliksi lainya yang sering digunakan pada dunia karikatur, pembuatan karikatur masih sangat manual, yang bermodalkan secarik kertas atau kanvas, dan peralatan lainnya seperti pensil, cat air, dll.

Namun kini karikatur sedikit mulai berubah yakni dengan penggunaan beberapa software yang mendukkung pembuatan karikatur, atau yang lebih dikenal dengan karikatur digital. Dengan peralatan modern dan sentuhan dari sang senimana menjadikan karikatur digital semakin berkembang dan banyak diminati.

Tak hanya itu saja karikatur digital lebih mudah digunakan, bahkan orang awam dalam bidang seni karikatur pun bisa memiliki kesempatan belajar menguasai karikatur digital ini.

Berikut beberapa tutorial singkat cara membuat karikatur digital :

Langakah pertama. persiapkan kemudian buka foto dengan aplikasi Photoshop CS3. Cara membuat karikatur digital yg dibuat di sini akan dibuat dgn kepala kebesaran dan badan yg kecil. Anda bisa memakai foto setengah badan atau foto seluruh badan.

Langkah kedua. Tuk membuat besar di bagian kepala, pilih bagian kepala saja menggunakan [Lasso Tool] bergambar tali. Klik dan tarik mouse pointer memutari bagian kepala dan badan. Pastikan bagian kepala berada di tengah seleksi.

Langkah ketiga. Klik [Filter] > [Distort] > [Spherize...] tuk menghadirkan boks dialog Spherize. Filter ini bisa membuat kepala membesar. Klik-tarik slide bar Amount hingga mencapai nilai 100% supaya kepala membesar maksimal. Sesudahnya klik [OK].

Langkah keempat. sekarang bagian kepala sudah membesar. Tuk membesarkan bagian wajah lainnya seperti hidung dan telinga, klik [Filter] > [Liquify...]. Pada boks Liquify yg muncul, klik tombol [Forward Warp Tool] bersimbol tangan, atau tekan tombol [W] pada keyboard.

Langkah kelima. Klik-tarik di bagian wajah yg hendak dimulurkan. contohnya hidung, bisa dibuat jadi lebih mancung dgn menarik ujungnya. Ukuran pointer bisa Anda perbesar, disesuaikan dgn ukuran bagian yg hendak diolah. Tuk melakukannya, Anda bisa mengakses menu slide bar Brush Size di sisi kanan jendela.

Langkah keenam. kerjakan hal yg sama pada bagian wajah lain yg hendak dilebihlebihkan. Jika sudah, klik [OK] tuk menerapkan filter tersebut pada foto.

Langkah ketujuh. Gambar karikatur biasanya dibuat dgn tangan. Anda pun bisa membuat karikatur digital seolah tercipta dari goresan tangan dan pulasan cat air. Pertama gandakan dulu layer foto Background dgn menekan [Ctrl] + [J] pada keyboard. Jika sudah, pilih layer baru dan klik [Filter] >[Artistic] > [Watercolor...].

Langkah kedelapan. Atur tiga slider bar yg ada di sisi kanan jendela Watercolor tuk membikin foto seakan terbuat dari pulasan cat air. Jika sudah, klik [OK].

Langkah kesembilan. bikin efek coretan pensil warna. Klik layer Background, lalu klik [Filter] > [Artistic] > [Colored Pencil...]. wait.. hingga jendela Filter muncul. atur ketiga slide bar di sisi kanan. Atur slide bar Paper Brightness ke angka 50. Atur pula dua slide bar lain sampai mencapai tampilan gambar yg pas. Sudahi dgn mengklik [OK].

Langkah kesepuluh. Klik layer hasil duplikasi yg sudah diberi filter cat air. Turunkan nilai opacity dari layer tersebut ke angka sekitar 50 sampai 70 persen. Tujuannya supaya outline dari pensil warna terlihat. apabila sudah, klik [Layer] > [Flatten Image] tuk menggabungkan semua layer. Terakhir simpan atau cetak gambar hasilnya

Sumber: http://tabloidkorea.blogspot.com

Baca Selengkapnya ....

Kumpulan Gaya Pose Foto Model untuk wanita

Posted by Ricky Budiansyah Monday, February 18, 2013 1 comments
Cara Efek Foto - Pernah kehabisan ide dalam pemotretan, atau terjebak dalam kreatifitas yang itu-itu saja. Sebenarnya ada cara yang lebih mudah, yakni dengan menggambar atau membuat sketsa-nya terlebih dahulu pada kertas. Banyak fotografer profesional sering menggunakan teknik seperti ini untuk pemotretan. Teman saya, seorang fotografer profesional yang kerap memotret "portrait" senang sekali melakukan hal ini.  Dan tidak ragu untuk mendiskusikan dengan subyek pemotretan soal sketsa-sketsa tersebut. Ini biasanya sangat produktif dan membuat Anda menjadi percaya diri dalam memotret. 

1. Potret dengan pose sederhana. Lebih menampilkan model pada bahu-nya. Perhatikan bagaiamana potret tersebut terlihat menarik dan tidak biasa, jika di foto hanya dari sudut yang berbeda. 

posing-photographing-female-models01.png




2. Dalam Fotografi Portrait, tangan biasanya tidak terlihat atau setidak-tidaknya tidaklah terlalu dominan. Namun, Anda mungkin dapat meminta model untuk bermain-main dengan tangannya, dengan mencoba berbagai posisi yang berbeda di seluruh wajah atau kepala. Perlu diingat, tangan hanyalah menunjukkan sisi lain selain foto itu hanya datar-datar saja.

posing-photographing-female-models02.png


3. Anda pastilah sudah akrab dengan aturan komposisi seperti aturan pertiga. Dalam cara yang sama, efek dapat dibuat diagonal. Jadi, Anda tidak perlu selalu memegang kamera secara statis. Jangan takut dengan angle miring, karena mungkin Anda dapat beberapa perspektif menarik dan tidak biasa. 

posing-photographing-female-models03.png

4. Pose dengan duduk yang indah, seperti lutut saling tersentuh dan foto dengan angle sedikit ke atas.

posing-photographing-female-models04.png

5. Model berpose tiduran di tanah atau rumput, lalu ambil gambar dengan posisi Anda hampir menyentuh permukaan tanah.

posing-photographing-female-models05.png

6. Hanya variasi untuk berpose dengan model tergeletak di tanah. Kedua tangan di taruh di tanah seperti posisi saat Anda beristirahat. Hal ini sangat baik jika pemotretan dilakukan di luar ruang, seperti pada hamparan rumput, atau di padang bunga liar, misalnya.

posing-photographing-female-models06.png


7. Pose dasar yang mudah, namun tidak biasa. Posisi fotografer memotret dari sudut bawah hingga mencapai permukaan tanah. Kemudian cobalah untuk bergerak secara bertahap di sekitar model sambil memotret. Mintalah pada model untuk mengubah posisi kepala dan tangannya.

posing-photographing-female-models07.png

8. Cara lain yang termudah namun tetap terlihat cantik berpose untuk semua jenis tubuh. Adalah mencoba posisi kaki dan tangan berbeda-beda. Ingatlah saja untuk selalu fokus pada mata model Anda.

posing-photographing-female-models08.png

9. Adapula bereksperimen dengan pengaturan permukaan yang berbeda-beda. Model, misalnya, dapat berbaring di tempat tidur, di tanah, di rumput, atau di tanah berpasir. Usahakan memotret dengan angle sangat rendah dan fokus pada mata.

posing-photographing-female-models09.png
10. Model duduk di tanah dengan gaya yang berbeda.

posing-photographing-female-models10.png

11. Pemotretan cara lain yang tampak sederhana dan berpose ramah adalah sang model duduk di tanah, dengan mencoba berbagai arah dan sudut pemotretan.

posing-photographing-female-models11.png
12. Cara yang indah untuk menunjukkan keindahan tubuh model adalah mencoba siluet saat pengambilan gambar dengan latar belakang cerah.

posing-photographing-female-models12.png

13. Ada banyak variasi yang mungkin bisa dilakukan oleh model Anda. Coba tanyakan pada model untuk memutar tubuhnya, bereksperimen dengan posisi tangan dan mencoba untuk bergantian memegang kepala yang berbeda.

posing-photographing-female-models13.png


14. Bisa juga mencoba, model berdiri agak menyamping dan tangan ditaruh di saku belakang.

posing-photographing-female-models14.png

15. Miring sedikit ke depan bisa pula menjadi gerakan yang sangat menarik. Ini adalah cara halus untuk menekankan bentuk tubuh bagian atas model.

posing-photographing-female-models15.png

16. Sebuah pose sensual, dengan memegang tangan di atas kepala, kurva tubuh ditekankan.

posing-photographing-female-models16.png

17. Variasi tak terbatas yang mungkin berpose pada ketinggian penuh. Pose ini hanyalah sebagai titik awal. Tanyakanlah pada model untuk sedikit mengubah tubuhnya, mengubah posisi tangan, kepala, dan perubahan arah mata, dan lainnya.

posing-photographing-female-models17.png

18. Sebuah pose santai dengan model berdiri tegak dan punggung menempel pada dinding. Ingat bahwa model dapat menggunakan dinding tidak hanya untuk mendukung punggungnya, tetapi juga untuk meletakkan tangannya, atau kakinya. 

posing-photographing-female-models18.png

19. Perhatikan bahwa pengaturan tinggi sangat menuntut dan bekerja dengan baik hanya dengan ramping untuk tipe tubuh atletis. Pedoman berpose sederhana: Tubuh harus melengkung dalam bentuk S, tangan harus rileks, sementara berat badan menemukan dukungan hanya pada satu kaki.

posing-photographing-female-models19.png

20. Sebuah pose indah untuk model atletis. Banyak kemungkinan variasi dapat dilakukan. Dalam rangka untuk mencari posisi tubuh paling baik, katakan pada model untuk perlahan-lahan menggerakan tangan dan memutar tubuhnya terus-menerus. Bila Anda melihat varian baik, tanyakan model Anda untuk diam dan mengambil beberapa gambar. Ulangi untuk satu set penuh.

posing-photographing-female-models20.png

21. Sebuah pose romantis dan lembut. Gunakan kain atau apa pun bahkan tirai. Perhatikan bahwa model tidaklah harus menanggalkan pakaiannya. Kadang-kadang sedikit bahu yang terbuka bisa terlihat baik. 

posing-photographing-female-models21.png

Oke, setidak-tidaknya Anda tidak mati gaya karena ada beberapa pose yang bisa dilakukan. Sebisa mungkin negosiasikan dengan model dalam sebuah skenario sederhana, karena semua pose di atas hanyalah titik awal saja. Setiap pose memiliki variasi masing-masing, karena daya kreatifitas fotografer dan penyesuaian pose sangatlah dituntut dalam hal ini. Ingat, jangan lupa untuk mengambil gambar dengan angle yang berbeda-beda, dan usahakan model ikut aktif dalam memainkan tangan, kaki, badan, bahkan mata-nya.
berbagai sumber.

Baca Selengkapnya ....

Kumpulan Gaya Pose Foto Model untuk pria

Posted by Ricky Budiansyah 3 comments


Cara Efek Foto Berikut adalah editan dari artikel yang menuntun kita untuk berpose sederhana bila akan difoto. Artikel ini diambil dari web Digital Photography School, jadi….sepertinya sangat recommended, he..he..Artikel ini hanya menampilkan pose-pose untuk pria saja. Untuk pose wanita/ anak-anak bisa dilihat pada link di bawah artikel ini. Silakan dipraktekkan…
  1. Pose sangat sederhana.  Memfoto tubuh bagian atas dengan tangan yang saling bersedekap/ menyilang. 2 hal yang harus Anda perhatikan adalah : bahu harus ditarik sedikit ke belakang, dan kencangkan otot perut Anda.
  2. Tangan menyilang juga sangat bagus untuk foto jenis full-body. Tetapi jangan lupa untuk menyilangkan salah satu kaki di depan kaki lainnya. Tetapi pastikan agar berat tubuh tidak berada di tengah jarak kedua kaki, karena hal ini menyebabkan pose terlihat sangat aneh.
  3. Banyak di antara laki-laki kebingungan untuk meletakkan tangannya. Solusi ini sebenarnya sangat sedehana. Ada 4 hal yang perlu diingat : #1. Lepas di samping tubuh. #2. Di pinggul. #3. Masuk ke dalam saku celana.#4. Kedua tangan disilangkan di dada. Dan di samping itu tangan harus selalu santai, yang berarti tidak ada tekanan otot, kecuali kalau ingin berpose seperti binaragawan.
  4. Pose saat berdiri tegak. Laki-laki memang memiliki masalah dalam menempatkan tangan mereka di dalam saku, apakah masuk seluruhnya atau hanya sebagian. Yang penting Anda harus mengetahui sendiri mana diantara keduanya yang memperlihatkan Anda terlihat lebih santai.
  5. Pose dengan sedikit variasi dari pose sebelumnya. Memegang beberapa pakian/jaket di atas bahu, hanya ibu jari yang dimasukkan dalam saku, dan kaki disilangkan, it’s work!!
  6. Untuk pose duduk agar terlihat santai dan natural, taruhlah pergelangan kaki di salah satu lutut. Ambil foto dari angle agak sedikit dari atas.
  7. Bersandar pada dinding adalah variasi lain dari pose tegak.
  8. Sandarkan tubuh di dinding sangat bagus untuk foto casual dan formal.
  9. Sangat mudah untuk berpose formal. Peganglah gadget/barang (laptop, buku, dll) di samping dengan santai. Pose ini dapat menunjukkan aktifitas harian dari si model.
  10. Bertentangan dengan kebiasaan umum, sangat lah tidak masalah untuk berpose duduk sebagian di atas kursi. Letakkan kedua tangan di pertengahan paha, dan jangan lupa untuk senantiasa santai/relax. Pose ini memiliki kesan formal.
  11. Pose sederhana saat duduk di depan meja.  Untuk menimbulkan image pekerjaan sujek (model) letakkan barang/ gadget ( laptop, buku, dll) di meja.
  12. Fariasi pose dari pose sebelumnya.  Sangat tepat untuk potret formal.
  13. Untuk menunjukkan lingkungan kerja dapat mengambil gambar dari belakang  dengan latar belakang adalah meja kerja.
  14. Pose dengan menyilangkan tangan dimana tubuh ditopang oleh tangan. Sekali lagi, Anda dapat meletakkan barang/ gadget di meja untuk dapat memberikan kesan lingkungan kerja.
  15. Menggunakan sebuah kursi sebagai properti dapat membuat foto potrait lebih menarik. Pose sangat bagus untuk seorang pekerja profesional saat di lingkungan kerja mereka.
  16. Duduk dengan nyaman dikursi biasanya bagus untuk foto potrait perusahaan yang formal.
  17. Pose sedang duduk di taman memeberi kesan natural. Cobalah dengan berbagai macam angel (sudut) dan arah .
  18. Variasi lain dari pose duduk di taman. Sangat cocok untuk pemotretan di luar ruang.
  19. Pose santai yang mudah saat duduk
  20. Pose informal. Anda duduk santai di lantai/ tanah/ taman dengan  bersandar pada sebuah objek
  21. Terakhir, pose close up. Jangan pernah takut untuk memotong bagian wajah model (kepala bagian atas).


sumber :
http://digital-photography-school.com/21-sample-poses-to-get-you-started-with-photographing-men

Baca Selengkapnya ....

Cara Efek Fotografi levitasi - cara membuat foto orang melayang

Posted by Ricky Budiansyah Monday, February 11, 2013 3 comments
Cara Efek Fotografi levitasi bisa dihasilkan dengan 2 cara: tanpa dan dengan editing (Photoshop Trick)
Tips membuat foto levitasi tanpa editing:

Tips untuk model
  • Foto levitasi tanpa editing dilakukan oleh model yang melompat dan membuat pose seolah-olah ia tampak melayang.
  • Model yang sedang berlevitasi menuju ke suatu arah, biasanya menekuk kedua kakinya ke belakang (sekitar 45 derajat) sesaat setelah melompat (air time) dan badan cenderung condong ke depan. Model yang sedang berlevitasi di tempat, biasanya berpose dengan kaki lurus ke bawah. Referensi: http://yowayowacamera.com
  • Melompatlah di tempat, tidak perlu sambil berlari. Jika melompat setelah berlari, akan susah bagi fotografer untuk mendapatkan frame yang pas. Kemungkinan juga jadinya pose Jump Shot orang lari sambil melompat, bukan pose levitasi.
  • Ancang-ancang sebelum meloncat dengan benar. Jika akan bergaya levitasi menuju ke satu arah, agak bungkukkan badan, tekuk lutut dan angkat satu kaki terlebih dahulu sebesar 45 derajat. Saat melompat, tinggal menekuk satu kaki sisanya. Untuk pose levitasi di tempat (berdiri) tekuk kedua kaki, badan tegap atau menyesuaikan dengan kegiatan yang sedang dilakukan dan saat meloncat (Air Time) bikin pose kaki selurus mungkin dengan telapak kaki selemas mungkin (agak menekuk ke bawah, jangan rata dengan tanah).
  • Fotografi levitasi berbeda dengan Jump Shot yang hanya sekadar memperlihatkan model yang melompat atau berlari sambil melompat. Berbeda pula dengan foto orang yang sedang terpental karena dipukul atau ditendang. Levitasi harus memperlihatkan model yang seakan melayang alami melawan gravitasi.
  • Berekspresilah sewajarnya sesuai dengan konsep kegiatan yang sedang dilakukan, tidak perlu berlebihan. Lebih bagus jika model tidak melihat ke kamera (kesan candid).
  • Foto levitasi bisa diaplikasikan ke berbagai tema dengan mempergunakan aksesoris yang mendukung. Umumnya sih berlevitasi memakai sapu, vacum cleaner, payung atau buku. Ayo coba tema yang lain! Boleh berlevitasi sambil angkat TV atau bahkan kulkas kalau kuat.
  • Cari lokasi foto yang unik. Keren juga kalau bikin foto levitasi sambil belanja di pasar, waktu memasak di dapur, atau di pinggir jalan waktu mau naik bajaj. Mau berlevitasi di kuburan sambil ditemenin mbak kunti yang juga demen levitasi juga boleh.
  • Jadikan foto levitasi yang ‘bercerita’ karena akan terlihat lebih menarik.
  • Gunakan peniti, pin, sabuk, penjepit kertas, double tape atau alat penjepit baju lain supaya baju tidak tampak menggembung atau tersingkap saat model melompat untuk mendapatkan kesan levitasi yang sempurna.
  • Kamu bisa menggunakan hair spray/gel agar saat melompat, rambut tidak terlihat berantakan. Bisa juga rambut diikat, memakai bando, atau topi. Foto levitasi yang sempurna harus memperlihatkan rambut yang tetap rapi. Namun, ini tergantung konsep. Jika konsepnya adalah model yang sedang terbang cepat, logikanya tentu rambut model terlihat berkibar ke arah berlawanan dengan arahnya melayang.
  • Stay safe! Jangan memaksakan diri melompat jika sudah capek & cari lokasi yang aman buat melompat.

Cara agar rok tidak menggelembung/berkibar saat melompat


Tips untuk fotografer
  • Foto levitasi tanpa editing dapat  dilakukan dengan kamera professional (DSLR) maupun kamera biasa (kamera ponsel, pocket cam).
  • Foto levitasi dengan kamera DSLR, bisa memanfaatkan Burst Mode (Continuous Shooting). Dengan sekali menekan tombol shutter, langsung menghasilkan beberapa jepretan sekaligus. Foto-foto hasil jepretan dengan Burst Mode dari kamera DSLR dapat dipilih mana yang paling pas mendapatkan moment “melayang”.
  • Foto levitasi dapat dilakukan dengan kamera non-professional atau kamera ponsel, namun lebih tricky karena hanya mengandalkan ketepatan menekan tombol rana saat model melompat.
  • Hafalkan Shutter Lag kameramu. Shutter Lag adalah seberapa lama jeda dari saat kamu memencet tombol rana (Shutter) sampai gambar terambil oleh kamera. Tiap kamera mempunyai Shutter Lag berbeda.
  • Jepret tepat di titik puncak model melompat atau persis sebelum mencapai titik puncak lompatan sebelum kembali jatuh, agar rambut dan pakaian model tidak terlihat berantakan.
  • Jika mengambil foto levitasi outdoor, pastikan tidak mendung (sinar matahari langsung), agar bayangan terbentuk sehingga efek model sedang melayang lebih terlihat.
  • Gunakan shutter speed tinggi untuk menangkap model yang melayang dengan lebih fokus (Freeze Motion/Frozen Moment). Cahaya yang cukup sangat berperan untuk mendapatkan shutter speed tinggi. Shutter Speed di atas 1/500 lebih baik. Bisa mempergunakan setting otomatis TV (Time Value) untuk kamera DSLR type Canon atau S (Shutter Speed Priority) untuk jenis Nikon. Atau memakai manual mode (M) dengan setting Aperture dan ISO yang menyesuaikan.
  • Untuk kamera saku (Pocket Cam) bisa memanfaatkan Sport Mode atau Action Mode untuk mendapatkan shutter speed tinggi.
  • Untuk kamera ponsel karena tidak ada setting untuk shutter speed, sebaiknya melakukan foto levitasi outdoor dan memanfaatkan cahaya matahari langsung agar mendapatkan high shutter speed.
  • Gunakan low angle, agar model terlihat tinggi melayang.
  • Boleh menggunakan high angle asalkan ada bayangan dan model terlihat terpisah dengan bayangan saat melompat.
Contoh Perbedaan Levitasi dengan Jump Shot.
  • Pada Jump Shot, terlihat ekspresi ceria hasil melompat, aksesoris (kalung) yang berterbangan, baju dan rambut yang berantakan, dan pose yang sangat terlihat hasil melompat.
  • Pada Levitasi, dengan pemilihan pose dan ekspresi yang pas, hal seperti Jump Shot di atas tidak terjadi.  Sang model terkesan seolah-olah melayang.


Bisakah memfoto diri sendiri sedang berlevitasi?
Bisa! Gunakan Tripod, dan set timer di kamera. Loncatlah sebanyak mungkin saat mendekati waktu timer! Ini tapi pakai untung-untungan ya! Atau bisa juga dengan menggunakan wireless remote untuk kamera. Usahakan memegang remote dengan tidak terlihat kamera.
Silakan tengok juga video tutorial ini.


Fotografi levitasi dengan editing (Photoshop Trick), dilakukan dengan alat bantu berupa meja, kursi, sling dan lain-lain. Model berpose melayang dengan alat bantu, kemudian alat bantu tersebut dihilangkan dengan software seperti Photoshop, Gimp dll. Photoshop Trick dipakai jika model ingin berpose melayang yang mustahil dilakukan dengan melompat. Atau jika melompat terlalu berbahaya karena memakai kostum yang rawan membuat model terjatuh.
Cara Membuat Foto Levitasi dengan Photoshop Trick
Langkah-langkah pembuatan foto levitasi dengan Photoshop Trick

Foto yang diperlukan:
  • Foto background dengan menggunakan Tripod.
  • Foto background plus model yang berpose melayang di atas alat bantu. Komposisi foto harus sama dengan foto pertama. Gunakan Tripod agar komposisi foto terjaga.
  • Setelan kamera pada foto background dan foto yang ada model harus sama. Gunakan fitur manual.
Langkah-langkah di Photoshop:
  1. Taruh foto yang ada model di atas layer background. Caranya: pilih foto yang ada model > Ctrl+A (Command+A di Mac) > Ctrl+C (Command+C di Mac) > Pilih foto background > Ctrl+V (Command+V di Mac).
  2. Pilih MASK tool (Window > MASKS). Klik Add a pixel mask.
  3. Set foreground color menjadi solid black.
  4. Klik Brush Tool (B). Sesuaikan diameter Brush dengan menekan [ atau ] pada keyboard. Lalu, hapus bagian foto yang tidak diperlukan dengan Brush. Jika cahaya antara background dengan foto yang ada model berbeda, adjust lagi menggunakan Curves (Image > Adjustments > Curves).
Udah tau kan sekarang rahasia membuat foto levitasi?
                                                                                     
                                                            sumber artikel : http://levitasihore.net

Baca Selengkapnya ....